Home » , , » Selamat mondok saudaraku , yakinlah ini bagian dari proses kesusesanmu

Selamat mondok saudaraku , yakinlah ini bagian dari proses kesusesanmu



download tulisan ayah artikel kajian khutbah mondok derita Imam Syafii sholeh sholehah orang tua santri ilmu agama
mengantar keponakan untu mondok

Kisah perpisahan antara imam Syafii dan ibunya, bisa menjadi inspirasi bagi orang tua yang pada bulan-bulan ini mengantar putra-putri kesayangannya untuk menuntut ilmu di pondok pesantren. Imam syafii yang dikenal sebagai Muhammad bin Idris, merupakan sosok ulama’ yang kedalaman ilmunya tak di ragukan lagi. Kitab al umm menjadi karya imam syafii yang sering di jadikan refrensi utama dalam memahami pendapat-pendapat imam syafii, dalam hal fiqih.


Perjuangan Imam syfi’I untuk mendapatkan ilmu dari berbagai gurunya, tak kalah menarik untuk dijadikan sebagai sebuah ibrah bagi para penuntut ilmu. Saat ia di lepas oleh ibunya untuk memulai perjalanannya dalam menuuntut ilmu, ibunya berkata “ nak pergilah engkau menuntut ilmu dijalan Allahm, nanti kita bertemu diakherat”. Ungkapan ini bukanlah pertanda ibunya Imam syafii tidak menyayangi anak, namun begitulah pengorbanan seorang ibu demi kesuksesan anaknya menjadi orang yang berilmu dan paham agama.

Wahai para orang tua yang sedang melepas anaknya untuk menuntut ilmu, bergembiralah sesungguhnya anda sedang berinvestasi untuk masa depan anak dan anda sendiri. Sebab salah satu di antara amal yang tidak akan terputus jika seseorang telah tiada adalah anak yang sholeh. Dan anak yang sholeh tidak akan terwujud jika ia tidak memiliki ilmu yang memadai terutama ilmu agama. Anak sholehlah yang senantiasa mengingat dan mendoakan orang tuanya, yang telah tiada.

Belum satu hari sudah bisa beradaptasi di pondok

Perpisahan anak dengan orang tua yang memondokkan anak, bukanlah perpisahan yang gampang namun yakinlah bahwa apa yang terjadi saat ini akan berbuah manis dikemudian hari. Menangislah hari ini sepuasmu nak, sebab kebahagiaan telah menunggumu dimasa yang akan datang, Para orang tua juga demikian lepaskan kesedihanmu hari ini tapi yakinlah di masa yang akan datang engkau akan memetik buah kebahagiaan sebagai hasil dari pengorbananmu hari ini. Selamat mondok semoga deritamu hari ini menghapus derita dimasa mendatang.

Nasehat untuk para santri , janganlah engkau merasa disisihkan oleh orang tuamu, jangan engkau merasa sedang dibuang dari keluargamu,seungguhnya engkau dipondokkan oleh orang tuamu agar engkau paham tentang agamamu. Agar engkau paham bahwa ini adalah bagian dari langkah suksesmu, ikuti saja apa yang diputuskan orang tuamu maka yakinlah bersama kesulitan itu akan datang banyak kemudahan.

Thanks for reading Selamat mondok saudaraku , yakinlah ini bagian dari proses kesusesanmu

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

16 komentar:

  1. Yaa apapun itu demi menggapai cita2 bukan masalah untuk melepasnya....Karena dengan perpisahan kita akan terus belajar dan belajar arti makna tentang seseorang dan orang lain..😄😄

    ReplyDelete
  2. Yaa apapun itu demi menggapai cita2 bukan masalah untuk melepasnya....Karena dengan perpisahan kita akan terus belajar dan belajar arti makna tentang seseorang dan orang lain..😄😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih responnya, dan saya setuju dengan opini anda

      Delete
  3. Terharu aku kalau lihat orang tua mengantarkan anaknya ke pondok. Semoga nanti kalau aku sudah menikah dan punya anak maka aku pun ingin anakku masuk ke pondok pesantren.


    Salam kenal ya, Kak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ciata-cita yang baik semoga terkabul,salam kenal dari say

      Delete
  4. Sungguh beruntung anak yang bisa mondok karena biayanya tidak sedikit dan banyak ilmu agama yang akan didapat...Saya saja belum mampu memondokkan anak saya padahal sebenarnya ingin..akhirnya sekolah di Negeri yang gratis

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang terpenting meski sekolah dinegeri, agamanya dibekali dari rumah

      Delete
  5. tapi jadi orang tua sedih juga ya kalo harus jauh dari anak.. tapi disisi lain dia sedang menuntut ilmu yang mana merupakan investasi untuk masa depan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kesedihan selalu ada insyaallah berbuah kebahagiaan

      Delete
  6. Kadang terlintas, mau masukin anak mondok, tapi sekarang aja anak berangkat sekolah, saya kangennya gak karuan, padahal ya anak di rumah, saya suka marah-marah juga hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. begitulah orang tua sayang, dan kangen serta benci terkadang menumpuk jadi satu

      Delete
  7. adik saya mondok dari smp sampai SMA, memang berbeda dari segi akhlaknya,,,nyesel saya dulu gak mau mondok,,sekarang udah tua banyak urusan jadi yah,,,semoga yang mondok diberikan kesuksesan dan kemudahan

    ReplyDelete
  8. Sedih banget ya, demi kebaikan anak ya begitu.

    ReplyDelete
  9. Percayalah buat anak-anak yang diminta mondok oleh orangtuanya dimanapun. Orang tua tidak sedang membuang anak atau tak lagi mau mengurusi kesehariannya. Disuruh mondok itu agar bekal agama anak jadi lebih baik.

    #Curhat setelah melihat drama saudara mengantar anaknya mondok pertama kali.

    ReplyDelete

Terima Kasih Atas kunjugan anda silahkan tinggalkan pesan