Home » , , , » Kenangan indah bersama ibu di bulan Ramadhan

Kenangan indah bersama ibu di bulan Ramadhan

download tulisan ayah artikel kajian tulisan tulisanku Ramadhan ibu Syurga pedagang ulet
Jika Ramadhan tiba saya selalu teringat ibu yang telah tiada,ibu maafkan anakmu yang bandel ini semoga kebaikanmu, kepada anak-anakmu semasa hidup mempermudah jalanmu ke Syurga Nya. Kenangan bersama ibu Sangat berpengaruh dalam sikap hidup saya, disaat Ramadhan ibulah yang menyiapkan sahur dan berbuka bagi ayah dan kami anak-anaknya. Tak pernah saya  melihat rasa lelah tampak di wajahnya, hanya saja saya sering melihat beliau makan sahur sambil terkantuk-kantuk karena lelah yang Sangat.

Jika magrib tiba ibu paling sibuk menyiapkan makanan, mulai dari menyiapkan plecing(kulupan kangkung yang diberi parutan kelapa dengan sambal terasi), pulek atao kolek,es campur bikinan khas beliau, ikan mujair bakar, oseng-oseng kacang panjang,pecel khas Lombok,kudapan gurih dan manis, makanan tersebut hampir lengkap setiap hari. Tak terasa ternyata sajian menu tersebut, membuat kami sekeluarga bersamangat menjalankan ibadah puasa.
Saat-saat indah seperti itu, selalu hadir bersamaan dengan datangnya bulan Ramadhan terutama saat sahur dan berbuka. Di sini saya bersama keluarga ,hampir dikatakan sulit untuk menghadirkan menu lengkap seperti yang disiapkan ibu. Hidup hemat menjadi menu sehari-hari kami di rantau, berat terasa kami mengikuti jejak  ibu yang selalu hadir dengan menu makan lengkap disetiap sahur dan berbuka keluarga.

Saya bersama adik-adik tak pernah tahu bagaimana ibu bisa menghadirkan menu lengkap tersebut, sehingga kami puas dengan yang disajikannya. Bahkan kami sampai lupa, kapan ibu kekurangan uang bulanan untuk menyediakan makanan, karena yang disajikannya selalu menu lengkap.
Ibu termasuk pekerja keras di mata saya pribadi, dan mungkin juga adik-adik saya. Bagaimana tidak, sebelum menyiapkan menu berbuka lengkap, beliau harus menyiapkan barang-barang keperluan berbuka untuk dijual didepan rumah. Beliau termasuk pedagang ulet, setiap hari selama Ramadhan beliau berdagang makanan khas Ramadhan, terkadang saya diminta menggantikan beliau jualan karena ingin ikut shalat terawih bersama.

Usai shalat terawih, beliau memasukkan es campur kedalam sebuah wadah kemudian diantarkan ke musholla yang terletak disebelah rumah kami , sebagai minuman orang-orang yang sedang tadarrus al Qur’an. Kebaikan-kebaikan seperti ini adalah kebaikan yang selalu istiqomah dilakukan ibu hingga akhir hidupnya. Ya Allah aku hanya berharap, jika ini sebuah kebaikan maka berikanlah ganjaran pahala kepada ibuku atas amal kebaikan yang ia lakukan.

Ibu walau engkau  sendiri di alam baqa’ , anak-anakmu akan Berusaha terus mengirimkan bekal untuk engkau gunakan dalam perjalanan abadi. Disini kami merindukanmu, bacaan alfatihah, mengungkap kebaikanmu, dan sedekah yang kami berikan atas namamu mudah-mudahan tersampaikan kepadamu disyurga.Ibu maafkan anak-anakmu yang belum bisa membahagiakanmu didunia, semoga Allah membahagiakanmu disyurga. Aamiin

Malang 13 Ramadhan 1440 H/19 Mei 2019
Thanks for reading Kenangan indah bersama ibu di bulan Ramadhan

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

4 komentar:

  1. Semoga Allah menempatkan almarhumah ditempat terbaik dìsisinya y kang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin Terima kasih doa dan kunjungannya

      Delete
  2. sedih bacanya bang, ibu saya pun demikian, bangunpaling pagi untuk masak sahur, setelahnya tidak tidur lagi karena harus menggosok, menyuci, dan membereskan pekerjaan rumah, karena harus kuliah saya hanya bisa bantu sebisa saya saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. begitulah ibu tak mengenal lelah semoga amal baik ibu saya dan mas Ilham dibalas pahala yang berlimpah

      Delete

Terima Kasih Atas kunjugan anda silahkan tinggalkan pesan