Hari Raya yang penuh Rindu

Tahun ini 2018 saya dan keluarga merayakan hari raya idul fitri 1439 H, tanpa mudik ke Lombok. Berat terasa hati ini, jika mengingat kampung halaman, kerinduan akan kampung halaman, almarhum ibu,bapak,adik-adik dan kerabat Lombok begitu terasa mmebuncah dihati. Apa daya tugas dakwah di tanah jawa begitu berat pula saya tinggalkan, karena sudah janji dua bulan sebelum Ramadhan. Namun ditengah kerinduan itu, rasa itu terobati dengan hadirnya ibu mertua yang menemani puasa hingga dipenghujung Ramadhan. Rasanya begitu gembira melihat beliau mau mengikuti safari dakwah saya dari masjid ke masjid selama Ramadhan, bahkan saya juga terharu tatkala beliau mau ikut serta mengikuti agenda I'tikaf kami sekeluarga. 
Ada cerita doa yang membuat saya semakin yakin bahwa Allah senantiasa menolong  kita, jika kita benar-benar memohon kepadaNya. Tepatnya dimalam takbiran, kami sekeluarga tidak bisa ikut takbiran seperti biasanya, sebab saya mengalami meriang dan panas tinggi.Panas tinggi ini kemungkinan disebabkan oleh kelelahan yang luar biasa, karena padatnya agenda di bulan Ramadhan. Isteri,mertua dan anak anak saya terlihat sangat cemas, sebab paginya saya bertugas sebagai khotib dan imam sholat Ied dilapangan desa Sumbersekar , yang letaknya tak jauh dari tempat tinggal kami sekeluarga. Isteri saya misalnya, segera menstater sepeda motor untuk membeli obat, qaddarallah sepedanya mogok gak mau hidup.

Ditengah-tengah kecemasan itu saya mengirim pesan via whatsapp, kepada panitia untuk mencari pengganti saya. Namun pesan yang saya kirim tidak bisa masuk hingga tenga malam, saat itu saya hanya bisa berdoa dan pasrah. " ya Allah berikan yang terbaik keputusanMu, saya sudah janji sejak dua bulan lalu untuk menjadi khotib, mohon sembuhkannlah penyakitku agar aku bisa mememenuhi janjiku" begitulah doa yang saya ucapkan ditengah panas tinggi badan saya, Tak lama kemudian sayapu terlelap dalam tidur saya entah jam berapa, tetapi pagi harinya saya merasa sehat dan alhamdulillah saya bisa memenuhi janji saya sebagai khotib. Terima kasih ya Allah, atas nikmatMu jadikanlah kami keluarga yang istiqomah dijalanMu. Hikmah janji engkau sulit memenuhi janjimu, mintalah kepada Allah agar Ia meringankan langkahmu dalam memenuhi janji . Firman Allah :

"Dan penuhilah janji; sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungan jawabnya.’ SQ. Al-Isra’: 34. ‘dan penuhilah janji Allah.’" (QS. Al-An’am: 152)
Dan Allah berfirman ketika menyanjung para hamba-Nya orang-orang mukmin,
"(yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian." 
(QS Ar-Ra’du: 20)
Hari Raya yang penuh Rindu Hari Raya yang penuh Rindu Reviewed by Mawardi Ardi on July 04, 2018 Rating: 5

4 comments:

  1. Dahsyat pak mawardi...semoga Allah selalu memberikan kesehatan kepada bapak sekeluarga..saya rindu sekali dengan jenengan saat2 bersama dulu

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama pak semoga jadi saudara hingga disyurga

      Delete
  2. Allah selalu membantu Hamba Nya yang ingin berbuat baik :)

    ReplyDelete

Terima Kasih Atas kunjugan anda silahkan tinggalkan pesan

Powered by Blogger.