Swiss belinn hotel Malang, tamu adalah keluarga



Jika dulu kita mendengar sebuah kata bijak " tamu adalah raja" , maka kata bijak ini kemudian diwujudkan oleh para penyedia layanan jasa semisal hotel. Servis mereka para pengelola usaha perhotelan atau yang sejenisnya, terlihat begitu maksimal terhadap tamu yang datang untuk menggunakan jasa mereka. Para pengelola hotel memaksimalkan semua jenis layanan mereka, mulai dari reseptionis, layanan kamar, layanan konsumsi,dan lain sebagainya.Tujuan utamanya tentu saja mereka yang pernah menginap dihotel tersebut akan memberikan rekomendasi kepada koleganya. Tamu menjadi istimewa karena adanya mereka berarti ada hitungan finansial, kecuali itu orang yang bergerak dibidang jasa perhotelan, akan menjadi sebuah kepuasan tersendiri jika dapat melayani tamu dengan baik
Kembali pada kata bijak " Tamu adalah Raja" kata bijak ini nampaknya sudah mulai mengalami sedikit perubahan terutama pada kata "raja". Paling tidak itulah yang penulis temukan saat berkunjung ke sebuah hotel diMalang. Pengalaman ini penulis temukan saat berkunjung ke hotel swiss.belinn Malang, saat itu penulis bertamu dihotel   memenuhi undangan manajemen dalam rangka pembinaan rohani bersama BMH Malang.Swiss.belinnMalang terletak  di Jl. Veteran No.8A, Penanggungan, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65145. Hotel ini mudah ditemukan karena ia berada diarea dua universitas ternama dikota Malang yaitu Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang. Letak yang strategis inilah yang menyebabkan swiss belinn hotel tidak pernah sepi dari para wisatawan,pejabat, akdemisi yang mempunyai kepentingan dikota Malang.
Saat penulis masuk di area hotel, pelayanan para pegawai tampak begitu ramah dan membuat pengunjung jadi langsung akrab meskipun baru pertama kali berkunjung. Saat penulis rehat, setelah mengisi bimbingan rohani, manajer hotel selalu menemani sambil menikmati segelas air putih. Saya yang awam tentang perhotelan banyak bertanya tentang usaha dibidang perhotelan. Perbincangan kami seputar sejarah hotel dan pelyanan dihotel tersebut. Perbincangan kami terhenti sejenak untuk menunaikan sholat magrib berjamaah di Musholla yang terdapat pada hotel tersebut.
Perbincangan kami lanjutkan setelah magrib disela-sela menikmati makan malam, menu yang disajikan tidak jauh dengan menu seafood dan sayuran yang menyehatkan. Ketika kami sedang berbincang tentang pelayanan inilah, sang manajer berbicara tentang prinsip pelayanan dihotel swiss.belinn. Pelayanan dihotel ini bukan '' tamu adalah raja" tapi " tamu adalah keluarga", jadi lanjut sang manajer " setiap tamu datang maka kami anggap keluarga kami yang datang sehingga kami akan melyani mereka dengan sepenuh hati " ujarnya. " dengan menganggap setiap tamu yang datang adalah keluarga maka rasa peduli kami lebih maksimal, dan dengan sendirinya kami akan merasa akrab saat bersua" pungkas sang manajer.
Mendengar ungkapan ini penulis tergelitik ingin membuktikan kebenaran kata-kata sang manajer. Namun pandangan penulis terpukau saat melihat seorang ibu setengah ibu , sang ibu kelihatan kesulitan mengambil sesuatau yang terdapat pada tas rangsel yang ada dipunggunya. Secara reflek datanglah seorang pegawai hotel yang kemudian menyapa si ibu sambil menawarkan jasanya untuk membantu mengambilkan barang didalam tasnya. Sambil tersenyum si ibu tanpa ragu berbalik membelakangi pegawai hotel, lalu  tanpa canggung ia merogoh tas si ibu. Adegan ini seperti layaknya seorang anak yang mengambilkan barang ibunya didalam tas tanpa perlu melepas tas yang ada dipunggungnya. Pemandangan seperti ini bagi saya sudah cukup menjadi bukti nampaknya semboyan swiss.belinn hotel telah menjalankan prinsip “ tamu adalah keluarga”.
Sepanjang saya diantar kepintu keluar hotel saya ditemenai sang menejer sambil berbicara banyak, mengenai pengelolaan hotel .Setiap kali bertemu para tamu, sang menejar selalu bertanya dengan ramah kepada para tamu sambil tersenyum, saya melihat ini bukan hanya sekedar bentuk pelayanan kepada tamu, tapi sudah menjadi karakter sang menejer. Selamat pak Sugeng semoga hidup bapak dilimpahkan berkah oleh Allah  terima kasih atas jamuannya, mohon maaf telah merepotkan teman2 di hotel.
Swiss belinn hotel Malang, tamu adalah keluarga Swiss belinn hotel Malang, tamu adalah keluarga Reviewed by Mawardi Ardi on December 31, 2017 Rating: 5

2 comments:

  1. Beberapa bln lalu sempat ke Malang, pengen juga sih nginep di Swiss Belin, tapi blm cukup uangnya hehe.. I hope so someday

    ReplyDelete

Terima Kasih Atas kunjugan anda silahkan tinggalkan pesan

Powered by Blogger.